Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani kelapa sawit, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan pengembangan SDM kelapa sawit tahun 2025 di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BPDP dalam mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit nasional melalui penguatan kapasitas petani sawit agar mampu bersaing secara produktif, efisien, dan ramah lingkungan di tengah tantangan global. Dengan mengusung tema “Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun Sawit Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu”, pelatihan ini bertujuan membentuk solidaritas, kolaborasi, dan kepemimpinan kolektif antarpetani dalam mengelola kebun dan usaha bersama secara lebih efektif. Sebanyak 39 pekebun sawit menjadi peserta pelatihan PKP yang diadakan di Grand Central Hotel, Pekanbaru. Pelatihan yang dilaksanakan pada 26 -29 Mei 2025 ini menggandeng lembaga pelaksana profesional PT Iskol Agridaya International yang telah memiliki rekam jejak dalam mendampingi petani sawit di berbagai daerah Indonesia sejak beberapa tahun terakhir.

Kegiatan pelatihan ini juga disambut antusias oleh para peserta, yang mayoritas merasa bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di kebun dan kelompok masing-masing. Keberhasilan pelaksanaan program pelatihan ini tidak lepas dari dukungan sinergis antara BPDP, Ditjen Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Riau serta Dinas Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu. Bapak Kirsan salah seorang peserta asal Kabupaten Rokan Hilir mengatakan bahwa pelatihan ini memberi banyak ilmu yang tidak didapatkan diluar sana, mereka seperti mahasiswa yang dibimbing oleh seorang pengajar professional tentang banyak hal tentang kelompok dan kebersamaan. Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa pelayanan dan akomodasi yang mereka terima juga sangat memuaskan. Sementara itu, Bapak Abdul Basir peserta asal Kabupaten Rokan Hulu menambahkan ‘pelatihan ini memang beda, mungkin selama ini pekebun hanya fokus pada hal-hal teknis dalam budidaya sawit padahal kebersamaan dan pentingnya berkelompok juga sangat diperlukan demi keselarasan dan kekompakan kelompok petani swadaya’

Dengan dukungan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Dinas Perkebunan Provinsi Riau, dinas kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, kami berharap program pelatihan ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Pelatihan ini bukan hanya peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga sebagai wadah memperkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan profesionalisme di kalangan pekebun sawit swadaya.
Melalui kegiatan seperti ini, terciptalah SDM kelapa sawit yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga tangguh secara manajerial, adaptif terhadap perubahan, dan siap menghadapi tantangan industri yang kian kompleks. Kami percaya bahwa pembangunan sektor sawit yang berkelanjutan tidak bisa dipisahkan dari kekuatan manusianya. Oleh karena itu, pengembangan SDM adalah langkah strategis untuk membangun masa depan sawit rakyat yang lebih mandiri, inklusif, dan berdaya saing tinggi di pasar global. Semoga semangat kebersamaan yang tumbuh dalam pelatihan ini dapat terus terjaga dan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sawit rakyat Indonesia, khususnya di Rokan Hilir dan Rokan Hulu

WhatsApp kami, klik disini