
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kapasitas pekebun kelapa sawit terhadap penerapan perkebunan berkelanjutan, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi kelompok pekebun kelapa sawit di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Kamis, 27 November 2025

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pekebun kelapa sawit terkait prinsip, kriteria, dan kewajiban dalam penerapan ISPO sebagai standar nasional pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta memperhatikan aspek sosial dan ekonomi.

Materi pelatihan disampaikan oleh Bapak Rifa Rusiva, S.P., M.Si, Tenaga Ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam penerapan ISPO, antara lain legalitas usaha perkebunan, penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik, pengelolaan lingkungan, serta pentingnya pencatatan dan dokumentasi sebagai bagian dari persiapan sertifikasi ISPO.
Pelatihan diikuti oleh 15 pekebun kelapa sawit dari Kelompok Tani Langgeng Tani, Koperasi Limantaka di Kabupaten Lebak dan dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi diskusi. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan dan kendala yang dihadapi di lapangan terkait pengelolaan kebun dan pemenuhan persyaratan ISPO.

Melalui pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan pekebun kelapa sawit di Kabupaten Lebak dapat meningkatkan pemahaman serta kesiapan dalam menerapkan prinsip-prinsip ISPO secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab.
Mengingat ke depan, penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) akan diwajibkan bagi seluruh pelaku usaha kelapa sawit, maka menjadi penting bagi para petani sawit untuk memperoleh pemahaman sejak dini mengenai standar ISPO. Pemahaman awal ini diharapkan dapat mempersiapkan petani rakyat dalam menyesuaikan praktik usaha perkebunan mereka, sehingga usaha perkebunan kelapa sawit rakyat dapat berjalan secara berkelanjutan, berdaya saing, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
WhatsApp kami, klik disini