Call us : (0251) 8413564 / 08118811930
Mail us : bdm@iskol-agridaya.com

Iskol Melakukan Inisiatif Pelatihan Organik untuk Petani Kopi Kintamani

Sesuai dengan 3 budaya kerja yang dimiliki Iskol yaitu, Pray, Do the Best dan Share the kindness. Iskol terus melakukan yang terbaik dalam berkontribusi meningkatkan system pertanian organik di Indonesia.

Sebelumnya Iskol telah melakukan inisiasi Persiapan Sertifikasi Organik di Jawa Tengah. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Workshop dan dilakukan pada bulan November tahun 2018. Ada 5 Kelompok Tani yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Wanajaya, Maju Makmur, Sedyo Raharjo, Karya Utama Bageng dan Gapoktan Nunggal Roso. Mereka dipilih oleh Dinas Perkebunan Jawa Tengah karena dinilai memiliki potensi untuk melakukan sertifikasi pertanian organik. Dua dari lima kelompok tani memproduksi gula semut dan tiga kelompok tani yang lain menghasilkan kopi. Kabar baiknya, Kelima Kelompok Tani tersebut sudah berhak menggunakan logo Organik SNI karena sudah mendapatkan Sertifikasi Organik dari LSO.

Setahun kemudian, Iskol kembali mengadakan Workshop Persiapan Sertifikasi Organik di Bali. Sama halnya seperti di Jawa Tengah, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali telah melakukan penilaian dan memilih dua kelompok tani terbaik yang memiliki potensi untuk melakukan sertifikasi organik. Kedua kelompok tani tersebut berada di wilayah Kintamani dengan komoditas Kopi Arabika. Seperti yang kita ketahui, Kintamani  sudah terkenal dan memiliki potensi besar sebagai salah satu wilayah penghasil Kopi Arabika terbaik di Indonesia.

Pada tanggal 28 – 29 November 2019, Iskol didukung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali melakukan pelatihan singkat mengenai persiapan sertifikasi pertanian organik yang diikuti oleh petani dari Subak Abian Pebunut dan Gapoktan Sari Rezeki. Kegiatan ini mendapat sambutan dan kunjungan dari Dirjen Perlindungan Perkebunan. Beliau menyampaikan, potensi pasar organik semakin besar, dan Kintamani akan menjadi salah satu produsen Kopi Arabika Organik di Indonesia.

Semangat para petani dari kedua Subak Abian (Kelompok Tani) di Kintamani ini tidak terlepas dari peran dan dukungan Ibu Yona (Perwakilan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali). Beliau berharap kedua kelompok tani yaitu Subak Abian Pebunut dan Gapoktan Sari Rezeki bisa lolos sertifikasi organik SNI pada tahun 2020.